Tips Agar Kartu Kredit Tidak Menjadi Beban Finansial

Kartu kredit yang berfungsi sebagai alat pembayaran memberikan banyak kemudahan untuk setiap pemegang. Selain itu, berbagai keuntungan seperti belanja hemat dengan kartu kredit menjadikan alat bayar elektronik ini semakin populer dan terkesan harus dimiliki oleh setiap orang yang hidup di zaman modern ini. Namun sayangnya, masih banyak pemegang kartu yang kurang paham tentang bagaimana mereka harus mengontrol penggunaan alat pembayaran ini. Akibatnya, mereka menganggap kartu kredit sebagai alat untuk membayar setiap kali tidak memiliki uang tunai sehingga tagihan menjadi membengkak dan menjadi beban financial baru. Agar semua ini tidak terjadi, ikuti beberapa tips berikut;
  • Buat Daftar Belanja Bulanan
Membuat daftar belanja setiap bulan sangat penting untuk mengetahui apa saja yang Anda butuhkan dan inginkan. Tentu saja semua hal yang dibutuhkan harus menjadi prioritas untuk dipenuhi dan dengan belanja hemat dengan kartu kredit Anda bisa mendapat keuntungan yang lebih besar. Selain itu, tunda hal – hal yang Anda inginkan agar tidak menjadi pengeluaran tak terduga untuk hal yang tidak penting.
  • Sisihkan Uang untuk Ditabung
Menyisihkan sebagian uang untuk ditabung dan menyimpan sisa uang belanja adalah cara yang baik dalam mengatur keuangan dan mencegah masalah financial.
  • Catat Setiap Pengeluaran dan Pemasukan
Hal ini merupakan hal penting untuk mengetahui aliran uang dan mengatur anggaran dengan baik.
  • Jangan Terjebak Keuntungan yang Menggiurkan
Pemegang kartu kredit memang sering kali mendapat keuntungan seperti belanja hemat dengan kartu kredit, point reward, cicilan dengan bunga 0%, dan sebagainya. Sebaiknya tidak tergiur semua itu jika barang yang ditawarkan tidak termasuk ke dalam daftar kebutuhan Anda. Jangan sampai hanya untuk mendapatkan keuntungan Anda harus membayar tagihan kartu kredit lebih besar atau pun sulit melunasinya.
  • Pilih Tanggal Jatuh Tempo yang Tepat
Ketika Anda apply kartu kredit, sebaiknya mintalah petugas untuk mengatur tanggal jatuh tempo di akhir bulan. Dengan begitu, ketika gaji di awal bulan sudah diterima, Anda bisa membayar semua hutang kartu kredit secara keseluruhan.
  • Cukup Satu Kartu Kredit Saja
Memiliki satu kartu kredit yang bisa digunakan dimana saja akan lebih baik dari pada apply kartu kredit lebih dari satu. Cara ini akan memudahkan Anda mengatur limit serta mengingat penggunaannya dengan lebih mudah. Selain itu, hentikan pemakaian ketika sudah mencapai 30% dari limitnya. Hal ini untuk mencegah pembengkakan tagihan yang membuat Anda kesulitan membayarnya.


Merdeka.com: Berita Terbaru Hari Ini | Pemilu 2014 | Piala Dunia 2014 |

Kesalahan – Kesalahan yang Harus Dihindari Pemegang Kartu Kredit


Kartu kredit merupakan alat bayar elektronik yang seakan telah menjadi bagian dari gaya hidup modern orang – orang saat ini, terutama mereka yang hidup di kota – kota besar. Berbagai kemudahan dan keuntungan yang menggiurkan saat memiliki kartu ini sangat menarik bagi banyak orang sehingga mereka tertarik untuk apply kartu kredit. Namun, menjadi salah satu pemegang kartu kredit justru mengharuskan Anda untuk lebih cerdas dan bijak dalam mengatur keuangan. Gunakan alat bayar elektronik ini dengan sewajarnya dan hindari kesalahan – kesalahan berikut agar Anda tidak terjebak ke dalam lilitan hutang yang tak kunjung terbayarkan.
  • Membayar Tagihan Minimal Saja Setiap Bulan 
Cara pembayaran tagihan seperti ini hanya akan membuat hutang kartu kredit Anda semakin menumpuk karena tagihan minimal memiliki bunga yang sangat besar, yaitu 30 – 50% per tahun.
  • Membayar Tagihan di Waktu yang Melampaui Tanggal Jatuh Tempo 
Tentu saja pembayaran tagihan kartu kredit dengan cara ini akan sangat merugikan diri Anda sendiri karena Anda juga harus membayar penalty dari keterlambatan tersebut.
  • Menjadikan Kartu Kredit sebagai Kartu Debit 
Sebagian pemegang kartu kredit memiliki rencana yang sangat merugikan dirinya sendiri saat apply kartu kredit, yaitu berencana untuk juga menggunakan alat bayar ini sebagai kartu debit. Menarik dana dengan menggunakan kartu kredit bukanlah hal yang dapat memberikan keuntungan melainkan kerugian yang besar. Hal ini karena bunga besar yang akan diberikan pada Anda terhitung dari hari pertama penarikan dana.
  • Belanja Hal yang Tak Perlu dengan Kartu Kredit 
Belanja adalah kegemaran setiap orang, baik pria maupun wanita, dan para nasabah memang sering kali diberikan keuntungan belanja hemat dengan kartu kredit. Namun sebisa mungkin hindari belanja sesuatu yang tidak Anda perlukan karena hanya akan semakin meningkatkan tagihan.
  • Belanja karena Tertarik Diskon Besar atau Kredit dengan Bunga 0% 
Kredit dengan bunga cicilan 0% dan diskon besar yang ditawarkan juga merupakan bagian dari keuntungan belanja hemat dengan kartu kredit. Tapi, lagi – lagi, sebaiknya jangan tergiur untuk berbelanja jika memang barang tersebut tidak Anda butuhkan. Tagihan yang semakin membengkak hingga Anda tak mampu membayarnya hanya akan membuat keuntungan tersebut berubah menjadi kerugian karena ada begitu banyak tagihan yang harus dibayarkan.


Merdeka.com: Berita Terbaru Hari Ini | Pemilu 2014 | Piala Dunia 2014 |

Cara Menyiasati Penggunaan Kartu Kredit


Seseorang yang telah berpenghasilan lumayan dan tetap, pastinya memiliki keinginan untuk apply kartu kredit. Tidak hanya termasuk ke dalam gaya hidup modern, memiliki kartu kredit juga merupakan cara membawa alat bayar yang aman, praktis dan juga bisa berlaku dimana saja sehingga alat bayar ini sangat berguna saat emergency. Namun sayangnya, memiliki kartu kredit sering kali membuat seseorang lupa diri. Sebagian orang menggunakan kartu kreditnya tanpa perencanaan yang baik; asal membeli segala sesuatu tanpa memikirkan cara membayar tagihannya. Alhasil, penghasilan yang mereka dapatkan setiap bulan bisa habis hanya untuk mencicil tagihan kartu kredit yang membengkak.

Limit Ideal untuk Setiap Kartu Kredit 

Apply kartu kredit adalah sesuatu yang sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi sebagian orang. Meski memberikan kemudahan dalam menyelesaikan pembayaran, sudah semestinya kartu kredit digunakan dengan sangat bijak. Menurut seorang ahli keuangan bernama Prita Hapsari Ghozie, pengeluaran maksimal yang ideal untuk membayar cicilan hutang setiap bulan adalah sebesar 30% saja. Cicilan tersebut sudah termasuk cicilan hutang rumah, mobil, dan termasuk kartu kredit. Selain itu, jumlah tersebut juga harus dikeluarkan terlebih dahulu dari penghasilan, baru kita menggunakannya. Usahakan untuk tidak hutang agar penghasilan di bulan berikutnya tidak terkorbankan.

Walaupun sebagian pemegang kartu kredit terjebak dengan tagihan yang menggelembung, alat bayar elektronik ini juga bisa sangat bermanfaat, terutama pada saat – saat yang urgent. Belanja hemat dengan kartu kredit juga menjadi salah satu keuntungan yang sangat menggiurkan bagi setiap nasabah. Agar tidak membuat Anda terlilit hutang, sebaiknya limit kartu kredit ditentukan sebelumnya. Jangan tentukan limit yang lebih besar dari penghasilan maksimal Anda dan jika Anda memiliki lebih dari satu kartu, maka limit total semua kartu juga harus sama dengan penghasilan Anda. Hal ini untuk mencegah ketidak mampuan dalam membayar cicilan. Jadi, Anda tetap bisa belanja hemat dengan kartu kredit tanpa kesulitan membayar cicilan dan bunga yang semakin berkembang. Terakhir, usahakan untuk tidak menyisakan hutang dari cicilan bulan lalu karena sisa ini juga akan berbunga di bulan berikutnya sehingga tagihan kartu kredit Anda akan semakin menumpuk.


Merdeka.com: Berita Terbaru Hari Ini | Pemilu 2014 | Piala Dunia 2014 |

Pakai Kartu Kredit Tanpa Berternak Hutang

Menggunakan kartu kredit sebagai pengganti alat pembayaran mulai diperkenalkan dan mulai populer di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Pemakainya terus meningkat seiring semakin membaiknya penghasilan dan ekonomi masyarakat. Jika Anda tertarik untuk apply kartu kredit atau bahkan sudah menggunakan kartu ajaib ini selama beberapa waktu, berikut ini adalah beberapa tips belanja hemat dengan kartu kredit agar tidak menjebol keuangan Anda :
  1. Kecuali Anda adalah anak taipan minyak atau anak konglomerat sukses, jangan sekalipun memiliki kartu kredit lebih dari dua. Jika Anda adalah seorang karyawan menengah, dengan memiliki 2 buah kartu saja itu sudah dianggap terlalu berlebihan. Memiliki satu kartu dirasa sangat cukup apalagi jika Anda bisa mengatur nafsu berbelanja dengan baik. Atau Anda bisa mensiasati dengan memiliki satu buah kartu saja namun usahakan dengan limit yang tinggi. Hal ini lebih disarankan dibandingkan memiliki 2 buah kartu dengan limit rendah atau menengah. Dan yang jelas,  1 kartu dengan limit tinggi lebih mudah mengatur dan jelas lebih murah biaya operasionalnya. 
  2. Kebanyakan pemilik kartu akan terjebak untuk membeli barang yang tidak mereka butuhkan. Mereka menggangap bahwa kartu adalah sumber uang yang bisa seenaknya mereka pakai. Mereka lupa bahwa sebenarnya ketika bertransaksi dengan menggunakan kartu, mereka sedang berhutang. Maka sadar dan ingat selalu bahwa ketika Anda bertransaksi dengan kartu, sejatinya Anda sedang berhutang kepada bank. 
  3. Selalu tepat waktu dalam melunasi tagihan kartu Anda. Sesibuk apapun Anda, pastikan untuk selalu melunasi tagihan kartu Anda dengan tepat waktu. Pihak bank biasanya akan memberlakukan denda tertentu bagi keterlambatan pembayaran tagihan yang jumlahnya biasanya tidak sedikit. 
  4. Sebelum apply kartu kredit pastikan Anda tidak menghabiskan belanja dengan kartu lebih dari 30% dari total penghasilan. Buatlah perencanaan keuangan yang matang agar Anda tetap bisa belanja hemat dengan kartu kredit tanpa harus menjebol tabungan atau harus dihantui oleh hutang yang menumpuk. Selamat berbelanja dan pastikan Anda selalu bijaksana dalam setiap transaksi yang akan diambil.

Merdeka.com: Berita Terbaru Hari Ini | Pemilu 2014 | Piala Dunia 2014 |

Trik Anti Tekor Pakai Kartu Kredit

Berbelanja dengan mudah, cepat, dan praktis merupakan trend masyarakat modern seperti sekarang. Trend belanja praktis ini semakin marak ditemui berkat kartu kredit. Sekarang sudah banyak sekali masyarakat yang mulai tertarik untuk apply kartu kredit karena tertarik dengan segala kemudahan dan kenyamanannya. Selain lebih praktis karena tidak perlu banyak – banyak membawa uang tunai, membawa kartu kredit dianggap lebih aman dibandingkan dengan membawa segepok uang tunai ke tempat umum. Hanya dengan membawa satu buah kartu saja, Anda sudah bisa berbelanja berbagai jenis barang . Namun yang harus disadari, meskipun menawarkan kemudahan, trik belanja hemat dengan kartu kredit jangan Anda lupakan.

Banyak sekali orang yang menganggap bahwa kartu kredit mereka adalah sumber keuangan utama. Orang – orang ini kadang lupa diri dan menganggap bisa membeli barang apa saja karena telah memegang kartu. Di akhir bulan mereka biasanya akan kelimpungan karena tagihan kartunya membengkak dan menghabiskan sebagian penghasilan bulanan mereka. Untuk itulah Anda harus menganggap bahwa belanja menggunakan kartu yang satu ini sebagai hutang yang harus dibayarkan bulan depan. Dengan menganggap bahwa belanja dengan menggunakan kartu adalah hutang, maka Anda akan berpikir dua kali sebelum buru – buru menggesekkan kartu Anda untuk membelanjakan barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Sebelum apply kartu kredit, rencanakan pemakaian kartu Anda agar tidak melebihi batas. Meskipun sudah ada plafon atau limit kartu dari bank, pastikan Anda hanya menggunakan kartu ini untuk keperluan yang sifatnya mendesak atau emergency misalnya membayar rumah sakit ketika tiba – tiba Anda atau anggota keluarga ada yang sakit atau ketika Anda butuh dana cepat namun tidak sempat pergi ke ATM.

Belanja hemat dengan kartu kredit berarti menaati peraturan ideal yaitu tidak akan menghabiskan lebih dari 30% uang penghasilan kita untuk membayar hutang atau cicilan. Termasuk di dalamnya adalah cicilan rumah dan tunggakan kredit kartu Anda. Jadi memiliki kartu gesek praktis yang satu ini boleh – boleh saja asalkan Anda tahu diri dan tidak sembarangan memakai kartu.


Merdeka.com: Berita Terbaru Hari Ini | Pemilu 2014 | Piala Dunia 2014 |